KOTA BEKASI, MITRA BANTEN NEWS – Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, Eddie Karsito, menegaskan bahwa seorang muslih atau pembawa kebaikan sejatinya berbuat baik semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk mencari pujian maupun kepentingan duniawi.
Hal tersebut disampaikan Eddie Karsito saat kegiatan Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) di Sanggar Humaniora, Perumahan Kranggan Permai, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jumat (16/1/2026).
“Dalam mengajak kebaikan, sering kali muncul penolakan, fitnah, hingga hasad dari pihak-pihak yang tidak menyukai kebaikan. Namun seorang muslih tetap istiqamah karena niatnya semata-mata lillahi ta’ala,” ujar Eddie usai membagikan nasi boks dan air mineral kepada pemulung serta pengamen jalanan.
Menurut Eddie, fitnah dan rasa iri kerap muncul di tengah upaya menebar kebaikan, ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Namun hal tersebut tidak boleh melemahkan semangat dalam menjalankan dakwah kemanusiaan.
Program Jumat Berkah Wartawan merupakan inisiatif para wartawan yang menjalankan dakwah bil mal atau dakwah melalui aksi nyata berbagi harta untuk kepentingan kemanusiaan. Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan sebelum atau sesudah salat Jumat dengan sasaran kaum dhuafa, pekerja informal, dan masyarakat prasejahtera.
“Program ini menjadi ruang refleksi bagi insan pers agar tetap menjaga nurani dan kedekatan dengan masyarakat, serta memanusiakan manusia sebagai bagian dari dakwah Islam,” tambah Eddie.
Dalam pelaksanaannya, PJBW kerap bersinergi dengan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan. Kedua lembaga nirlaba ini memiliki visi dan misi yang sama, yakni membangun kepedulian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksi sosial yang tepat sasaran.
Koordinator dan Inisiator PJBW Agus Santosa mengatakan, sinergi tersebut merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam melayani masyarakat luas, khususnya kelompok rentan dan keluarga prasejahtera.
“PJBW dan Yayasan Humaniora memiliki kesamaan visi dan misi, sehingga kolaborasi ini dinilai efektif dan tepat sasaran,” ujar Agus Santosa,
Agus menambahkan, setelah melewati tahun pertama pelaksanaan PJBW (2024–2025), pada tahun kedua program ini akan dikembangkan lebih luas. Tidak hanya berbagi makanan dan minuman, tetapi juga sedekah barang menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
“Ke depan kami akan mengembangkan program sedekah barang seperti sarung, sajadah, mukena, kopiah, dan Al-Qur’an yang akan dipaketkan dalam goodie bag,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan rencana pengembangan PJBW menjadi Yayasan Jumat Berkah Wartawan (Yayasan JBW) yang ditargetkan berbadan hukum resmi pada 17 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pada pelaksanaan PJBW pekan ke-59, kegiatan dimulai sejak pukul 09.30 WIB dengan menyasar masyarakat di sepanjang jalur Cibubur–Cikeas–Cileungsi, termasuk pemulung, pedagang kecil, pengamen, dan pekerja informal lainnya.
Meski sempat diguyur hujan, tim PJBW tetap melanjutkan aksi berbagi. Sebanyak 80 boks nasi dan empat dus air mineral berhasil disalurkan kepada para pemulung binaan Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.45 WIB.
Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan sendiri saat ini membina lebih dari 200 pemulung dan kelompok rentan lainnya yang dinilai tepat sasaran sebagai penerima manfaat Program Jumat Berkah Wartawan.

























































































