CILEGON | MITRA BANTEN NEWS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon menerima kunjungan Safari Ramadan dari Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pembinaan keagamaan serta peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut diawali dengan penyambutan rombongan oleh jajaran Lapas Kelas IIA Cilegon. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.
Dalam arahannya, Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, khususnya kepada tahanan dan anak. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemasyarakatan untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Selain memberikan arahan, rombongan turut melakukan peninjauan sarana dan prasarana serta layanan yang diberikan kepada tahanan dan anak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi guna memastikan layanan pemasyarakatan berjalan optimal.
Suasana kegiatan semakin khidmat dengan pelaksanaan tausiyah Ramadan yang memberikan penguatan spiritual bagi petugas dan warga binaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri keluarga warga binaan dan petugas Lapas, serta ditutup dengan salat Magrib berjamaah.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, mengatakan Safari Ramadan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pimpinan pusat dan jajaran di daerah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan keagamaan, meningkatkan motivasi petugas dan warga binaan, serta mempererat sinergi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Ramadan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, serta menumbuhkan nilai moral dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Safari Ramadan di Lapas Kelas IIA Cilegon berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.

























































































