SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, melaksanakan kegiatan buka puasa bersama pimpinan dan santri Pondok Pesantren Shohibul Muslimin serta Pondok Pesantren Ta’dibul Ahkam Bojong Pandan, Senin (2/3/2026).
Kegiatan silaturahmi Ramadan tersebut digelar di Masjid Jami Al Huda, Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang. Acara turut dihadiri dua anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PDI Perjuangan dan PKS, jajaran pejabat utama Polres Serang, unsur muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para santri.
Sambil menunggu waktu berbuka puasa, Kapolres Serang memberikan sambutan sekaligus penyuluhan kepada para santri terkait kenakalan remaja. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas undangan dan kesempatan bersilaturahmi di bulan suci Ramadan.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya selaku Kapolres Serang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Ponpes Shohibul Muslimin atas kesempatan yang diberikan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan penyuluhan terkait kenakalan remaja,” ujar Andri.
Ia menegaskan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang memegang peran penting bagi masa depan daerah dan negara. Namun, menurutnya, perkembangan globalisasi dan teknologi yang pesat turut menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi generasi muda.
“Remaja adalah generasi penerus bangsa. Di pundak kalianlah masa depan Kabupaten Serang bahkan bangsa Indonesia dipertaruhkan. Namun di era globalisasi dan teknologi yang begitu pesat, tantangan yang dihadapi generasi muda juga semakin kompleks,” jelasnya.
Dalam penyuluhan tersebut, Kapolres memaparkan sejumlah bentuk kenakalan remaja yang perlu diwaspadai, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan media sosial. Ia menekankan bahwa perilaku menyimpang tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar, bahkan dapat berujung pada proses hukum yang berdampak pada masa depan anak.
“Kenakalan remaja bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga keluarga serta lingkungan sekitar. Bahkan tidak sedikit kasus yang berujung pada proses hukum yang tentunya dapat merusak masa depan anak,” tegasnya.
Alumnus Akpol 2006 itu juga mengingatkan para santri untuk menjadikan ilmu agama sebagai benteng utama dalam menghadapi pengaruh negatif. Ia mengajak para santri untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru serta selektif dalam memilih pergaulan.
“Kami dari Polres Serang tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi sahabat dan pelindung masyarakat, termasuk para pelajar dan santri,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Shohibul Muslimin, KH Tairman Elon, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Serang beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi tersebut membawa keberkahan serta memotivasi para santri untuk terus belajar dan menjaga akhlak.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres beserta jajaran. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan memberikan motivasi kepada para santri untuk terus belajar dan menjaga akhlak,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Reskrim Polres Serang, Kasat Intelkam Polres Serang, Ps Kasi Propam Polres Serang, Camat Tunjung Teja, Kapolsek Petir, Kasubsektor Tunjung Teja, para kepala desa se-Kecamatan Tunjung Teja, serta masyarakat sekitar pondok pesantren.

























































































