SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Kapolres Serang Andri Kurniawan mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui berbagai kegiatan ibadah di masjid dan mushalla.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.
Menurut Andri Kurniawan, Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Ia berharap masyarakat dapat mengisi bulan penuh berkah ini dengan kegiatan positif seperti tadarus Al-Qur’an, shalat berjamaah, dan aktivitas sosial lainnya.
“Bulan Ramadhan adalah ladang ibadah. Mari kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat di masjid dan mushalla, sehingga suasana menjadi lebih sejuk dan penuh keberkahan,” ujar Andri, Kamis (19/2/2026).
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama pada malam hari. Ia mengimbau agar anak-anak sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB guna mencegah keterlibatan dalam aktivitas negatif.
“Saya mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB. Jangan sampai mereka keluar tanpa tujuan yang jelas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan orang tua sangat berperan dalam mencegah anak-anak menjadi pelaku maupun korban tindak kejahatan. Langkah tersebut juga dinilai efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada malam hari.
Kapolres menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara warga dan kepolisian dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama Ramadhan.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum seperti tawuran dan balapan liar. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat berujung pada proses hukum.
“Hindari tawuran, balapan liar, dan segala bentuk kegiatan yang merugikan. Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban agar Ramadhan berjalan aman dan penuh berkah,” pungkasnya.

























































































