SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Gubernur Banten Andra Soni dalam kegiatan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan secara nasional bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui sambungan virtual, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian seluas sekitar 8 hektare di Kampung Kabayan, Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Penanaman jagung dilakukan bersama kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Banten bersama jajaran melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan milik Kelompok Tani Maju Jaya yang selama ini berkolaborasi dengan Polres Serang dalam pengembangan sektor pertanian.
Kegiatan ini turut dihadiri Danrem 064/Maulana Yusuf, Wakapolda Banten, Kajati Banten, para Pejabat Utama Polda Banten dan Polres Serang, Ketua Pengadilan Negeri Serang, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Ketua MUI Kabupaten Serang, kelompok tani, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam arahannya melalui sambungan virtual, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung.
“Polri berkomitmen mendukung program swasembada pangan, khususnya jagung, dengan menargetkan produksi yang baik dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.
Menurutnya, dukungan Polri terhadap ketahanan pangan dilakukan melalui pemanfaatan lahan binaan yang dikelola bersama kelompok tani di berbagai wilayah Indonesia.
“Melalui pemanfaatan satu juta hektare lahan binaan Polri bersama kelompok tani, program ini diharapkan dapat memperkuat cadangan pangan nasional, memenuhi kebutuhan pakan ternak, mendukung program makan bergizi gratis, serta mengurangi ketergantungan impor,” jelasnya.
Kapolri juga menegaskan bahwa program penanaman jagung tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Program ini bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menstabilkan harga pakan ternak di dalam negeri,” tambahnya.
Selain itu, Kapolri mengingatkan pentingnya kesiapan sektor pangan nasional di tengah dinamika global yang dapat memengaruhi ketahanan ekonomi dan pangan berbagai negara.
“Kita juga harus memahami bahwa situasi global saat ini dapat berdampak pada negara kita, sehingga ketahanan pangan menjadi salah satu aspek penting yang harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Serang juga menyalurkan berbagai bantuan kepada kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian. Bantuan yang diberikan antara lain 150 paket bantuan sosial, 500 kilogram pupuk NPK Poska, 20 kilogram pupuk nabati hayati, 45 botol insektisida Aten, serta 5 liter herbisida merek Rondap.
Selain itu, Polres Serang juga memberikan bantuan benih jagung berbagai varietas seperti NK Sumo Sakti, NK Perkasa Sakti, dan NK Pendekar Sakti, pupuk urea, pupuk Nitrea, serta 1.200 karung pupuk kompos berbahan kotoran ayam untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Sementara itu, Dinas Pertanian Provinsi Banten turut memberikan dukungan berupa 20 sak pupuk NPK, 150 liter pupuk hayati cair Turbomax, 16 kilogram benih jagung jenis NK 306 Garuda, serta 40 liter herbisida merek Sindaxone bagi kelompok tani setempat.

























































































