KABUPATEN TANGERANG | MITRA BANTEN NEWS – Jembatan kayu sepanjang kurang lebih 20 meter yang melintasi Sungai Cileles dan menghubungkan Kampung Cinamprak, Desa Mauk Barat, Kecamatan Mauk, dengan Desa Patra Manggala, Kecamatan Kemiri, dilaporkan putus total akibat derasnya arus sungai setelah hujan lebat mengguyur wilayah Tangerang dan sekitarnya, Jumat (13/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (31/3/2026), kondisi jembatan masih belum diperbaiki dan belum terlihat adanya penanganan dari pihak terkait. Jembatan tersebut sebelumnya menjadi akses utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Salah seorang warga, Nurdin, mengatakan kerusakan jembatan kali ini merupakan yang terparah dibanding sebelumnya. Ia menyebut, dalam kondisi normal, warga kerap melakukan perbaikan secara swadaya ketika jembatan mengalami kerusakan.
“Biasanya kalau rusak, kami gotong royong memperbaiki. Dalam setahun bisa dua sampai tiga kali rusak, tapi yang sekarang ini paling parah,” ujarnya.
Putusnya jembatan tersebut berdampak besar bagi masyarakat setempat, terutama para petambak, petani, serta pekerja yang bergantung pada akses tersebut untuk beraktivitas.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan dan memberikan solusi yang tepat. Mereka juga meminta perhatian serius dari para pemangku kebijakan agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut.
“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun anggota dewan, agar segera ada tindakan nyata,” harapnya. (Karay/Jr/full)

























































































