KOTA BEKASI | MITRA BANTEN NEWS – Kegiatan halal bihalal dimaknai sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kinerja organisasi. Hal itu disampaikan Ketua Umum Yayasan Padepokan Pandan Ireng (YPPI), Heru Aceel, dalam acara halal bihalal yang digelar di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (27/03/2026).
Heru Aceel menegaskan bahwa halal bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan harus dimaknai sebagai ajang perbaikan diri (ishlah) dengan saling memaafkan dan membuka lembaran baru yang lebih baik.
“Momentum ini mari kita maknai sebagai ishlah dengan hati yang lapang, saling memaafkan, dan membuka lembaran baru yang lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat komitmen seluruh anggota organisasi dalam mencapai tujuan bersama, meningkatkan disiplin kerja, serta menjaga kerukunan di lingkungan YPPI.
Menurutnya, halal bihalal juga harus menjadi titik balik dalam menata ulang etos pelayanan, sehingga tidak hanya bersifat simbolik, tetapi mampu mendorong peningkatan kinerja pasca-Ramadan.
Dalam kesempatan yang sama, Heru juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan YPPI yang kini telah mewadahi puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah di Indonesia.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas YPPI, Dadang Rahardja, mengingatkan seluruh pegawai SPPG untuk senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan tugas guna meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.
Ia juga menilai kegiatan halal bihalal mampu memperkuat nilai kebersamaan yang tercermin dalam slogan YPPI, yakni “Satu Rasa, Satu Jiwa, Berjuta Manfaat.”
Menurut Dadang, keberadaan YPPI turut berkontribusi dalam mendukung tumbuh kembang generasi bangsa, sejalan dengan program prioritas nasional.
Di sisi lain, Pembina YPPI, Abah Guru Baladewa, berpesan agar seluruh anggota organisasi menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Ia menekankan pentingnya peran program pemenuhan gizi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini tidak hanya memberi manfaat bagi anak-anak, tetapi juga berdampak pada keluarga dan membantu meningkatkan perekonomian, termasuk dalam mengurangi pengangguran ekstrem,” ujarnya.
Kegiatan halal bihalal tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan mendorong kontribusi nyata YPPI bagi masyarakat luas. (Kelana Peterson)

























































































