SERANG | MITRA BANTEN NEWS — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako untuk masyarakat di Kecamatan Pabuaran, tepatnya di Desa Sindangheula dan Desa Sindangsari, pada Minggu (12/10/2025).
Selain bantuan sembako, Bupati Ratu Zakiyah juga menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) secara simbolis kepada warga yang membutuhkan.
Sebelumnya, pada Sabtu (11/10/2025), Bupati Serang bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto juga menyalurkan bantuan serupa di Desa Tenjo Ayu dan Desa Curukcuk, Kecamatan Tanara.
Dalam keterangannya, Ratu Zakiyah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang yang difokuskan pada pemberian bantuan langsung kepada masyarakat.
“Hari ini kita berada di Kecamatan Pabuaran, tepatnya di Desa Sindangheula, dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Serang ke-499. Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan memastikan bantuan ini tepat sasaran,” ujar Ratu Zakiyah kepada wartawan.
Ia menambahkan, di Kecamatan Pabuaran pihaknya membagikan 500 paket sembako dan menyerahkan tiga unit bantuan rutilahu yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Selain itu, Baznas Kabupaten Serang juga turut menyalurkan dua unit rutilahu tambahan bagi warga Desa Sindangheula.
“Kami ingin momentum hari jadi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Staf Ahli Bupati Rahmat Setiadi, Asisten Daerah (Asda) I Haryadi, Asda II Ida Nuraida, sejumlah kepala OPD, Camat Pabuaran Idham Danal, serta ratusan warga setempat.
Kepala Desa Sindangheula, Eli Suhaeli, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat di desanya.
“Alhamdulillah, masyarakat kami sangat bahagia dan senang menerima bantuan ini. Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati atas kepeduliannya,” ujar Eli.
Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 30 rumah tidak layak huni di desanya yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
“Saat ini baru lima unit rumah yang mendapat bantuan. Kami berharap ke depan sisanya juga bisa dibantu,” ungkapnya.

























































































