SERANG | MITRA BANTEN NEWS — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melantik 55 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri atas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pendopo Bupati Serang, pada Rabu (15/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Zakiyah menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas bagi seluruh ASN, khususnya bagi para PPPK yang baru dilantik.
“Hari ini ada 50 PPPK formasi tahun 2024 gelombang kedua, dua jabatan fungsional pengawas, satu alih status CPNS ke PNS formasi IPDN, serta dua CPNS formasi IPDN. Jadi total ada 55 orang yang dilantik,” ujar Ratu Zakiyah.
Ia menegaskan, seluruh ASN harus bekerja maksimal dengan mematuhi aturan dan jadwal kerja yang berlaku.
“Ada yang kesehariannya belum waktunya pulang, tapi sudah pulang lebih dulu. Saya harap PPPK yang baru dilantik mengikuti kedisiplinan PNS. Kalau jam kerja sampai pukul 16.00, ya pulang jam 16.00,” tegasnya.
Ratu Zakiyah juga mengingatkan ASN agar bekerja bukan sekadar mencari perhatian atasan, tetapi berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.
“Jangan hanya rajin kalau ada atasan, lalu malas ketika atasan tidak ada. Itu salah,” ucapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Serang menjamin tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses birokrasi.
“Kami pastikan ASN, baik PNS maupun PPPK, memiliki peluang yang sama untuk menempati jabatan di lingkungan Pemkab Serang. Tidak ada jual beli jabatan,” tegas Bupati.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, Surtaman, menjelaskan bahwa 50 PPPK yang dilantik merupakan formasi tahun 2024 gelombang kedua. Mayoritas berasal dari tenaga kesehatan.
“Lebih dari 15 orang bertugas di RSDP, terdiri dari apoteker, perawat, bidan, dan tenaga rekam medis. Sekitar 10 orang lainnya merupakan guru, dan sisanya tenaga teknis di Kesbangpol dan unit lain,” jelasnya.
Surtaman juga mengingatkan para ASN agar menjaga kehormatan dan disiplin diri dalam bekerja.
“Jangan sampai setelah mendapat nilai terbaik lalu ikut-ikutan tidak disiplin karena pengaruh senior. Dengan atau tanpa pimpinan, ASN harus tetap berkinerja baik,” tandasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Maksum, Sekretaris Daerah Zaldi Dhuhana, Inspektur Rudy Suhartanto, para Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Acara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat pengabdian, menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Serang untuk terus memperkuat tata kelola ASN yang profesional dan berintegritas.

























































































