SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Seorang bocah berusia 11 tahun, Muhammad Irfan Irawan, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di aliran Sungai Cibanten, tepatnya di Kampung Masigit, Desa Sukabares, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Selasa (21/4/2026).
Korban yang masih berstatus pelajar tersebut diduga tenggelam setelah tersedot pipa irigasi saat bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban bersama sekitar 10 anak lainnya tengah bermain air di atas pipa irigasi yang melintang di aliran Sungai Cibanten.
Namun nahas, korban terjatuh dan sebagian tubuhnya tersedot ke dalam pipa irigasi. Saat ditemukan, posisi korban sudah dalam kondisi setengah badan masuk ke dalam pipa, dengan kaki terjepit dan kepala berada di dalam air.
Sejumlah saksi yang berada di lokasi, di antaranya Hadari (55), Mukmin (31), dan Bahrudin (47), segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan evakuasi.
Korban berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Ciomas sekitar pukul 15.30 WIB untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Banten oleh pihak keluarga.
Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis. Jenazah kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Kampung Balekambang, Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, petugas gabungan yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di area berisiko seperti sungai dan saluran irigasi.

























































































