SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Badan Kenadziran Kesulthanan Maulana Hasanuddin Banten (BKKMHB) menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Agung Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Senin malam (9/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, ulama, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kota Serang.
Ketua Umum BKKMHB, H. Tb. Ulumuddin Ma’mun, S.Ag., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para undangan dan masyarakat yang telah hadir dalam peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digagas oleh BKKMHB.
Ia mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran umat Islam agar lebih mencintai Al-Qur’an serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Nuzulul Qur’an diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan keinsyafan umat agar lebih mencintai Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar mengenang turunnya kitab suci Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan umat Islam. Al-Qur’an sebagai sumber hukum agama harus dijadikan dasar dan pedoman dalam kehidupan.
Ia menjelaskan, terdapat dua makna penting dalam peringatan Nuzulul Qur’an, yakni introspeksi dan introspektif.
“Introspeksi menjadi bahan perenungan bagi umat Islam untuk melihat sejauh mana kita membaca, menghafal, serta mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara itu, introspektif dimaknai sebagai upaya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, H. Tubagus Suci Amin, mengatakan malam ke-17 bulan Ramadhan dikenal sebagai malam turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Ia menjelaskan, Al-Qur’an diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW dalam kurun waktu beberapa tahun sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.
“Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa turunnya Al-Qur’an yang sering diperingati pada malam 17 Ramadhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para jamaah untuk senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
“Orang yang sering membaca ayat-ayat Al-Qur’an akan dilapangkan jalannya. Sebaliknya, orang yang tidak memuliakan Al-Qur’an dalam hidupnya akan merasakan kesempitan,” katanya.
Ia juga mengimbau agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca di masjid, tetapi juga di rumah maupun di tempat kerja sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.
Sementara itu, Ketua Ta’mir Masjid Agung Banten, H. Tubagus Fikri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digelar BKKMHB telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sudah menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan setiap tahunnya,” pungkasnya.

























































































