TANGERANG | MITRA BANTEN NEWS – Banjir setinggi sekitar 50 hingga 60 sentimeter merendam permukiman warga di Kampung Kisepat, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/3/2026).
Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang sejak Jumat (6/3/2026) malam hingga Sabtu pagi. Air mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak Sabtu malam dan terus meningkat hingga pagi hari.
Akibatnya, aktivitas warga terganggu karena sebagian rumah terendam air dengan ketinggian cukup signifikan.
Salah seorang warga RT 20/RW 05 Kampung Kisepat, Rasi’an alias Bogel, mengatakan banjir kali ini merendam beberapa wilayah RT dan RW di Desa Gunung Sari. Kondisi tersebut membuat sebagian warga terpaksa berada di pinggir jalan karena rumah mereka tergenang air.
“Ketinggian air saat ini sekitar 50 sampai 60 sentimeter akibat hujan yang turun cukup lama sejak kemarin. Ada tiga RT dan satu RW yang terdampak banjir,” ujar Rasi’an.
Meski banjir cukup tinggi dan mengganggu aktivitas sehari-hari, hingga saat ini sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing dan belum ada yang mengungsi meninggalkan kampungnya.
Rasi’an juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pemerintah desa dan relawan yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Gunung Sari yang telah memberikan bantuan makanan untuk kebutuhan warga selama terdampak banjir. Terima kasih juga kepada PMI Kabupaten Tangerang yang telah menyalurkan bantuan berupa makanan, tikar, pampers, dan air mineral,” katanya.
Warga berharap hujan segera berhenti agar genangan air cepat surut. Selain itu, mereka juga berharap adanya upaya penanganan banjir yang lebih maksimal agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
(Karay/Saeful/Nurdin)

























































































